BERITA

Pemkot Surabaya Tambahkan 7 Waduk Buatan selama Tahun 2019

Surabaya merupakan ibu kota provinsi Jawa Timur dan salah satu kota besar yang terdapat di Indonesia. Sebagai salah satu kota besar, Surabaya tentunya juga merupakan kota dengan padat penduduk. Hal tersebut menyebabkan kota ini kerap mendapatkan banjir pada setiap musim penghujan. Sehingga untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah kota Surabaya melakukan penambahan pembangunan 7 bozem atau waduk buatan selama tahun 2019.

Kembali Dibangun 7 Bozem Tambahan Di Tahun 2019

Pembangunan waduk buatan atau bozem yang dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya telah mencapai 72 bozem dengan luas total sekitar 147,5hektare. Pembangunan waduk togel hongkong buatan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah terjadinya banjir. Sebab dengan pembangunan waduk ini, aliran air akan mendapatkan tampungan yang tepat sehingga tidak akan menggenang dan menimbulkan banjir.

Pembangunan bozem di Surabaya dilakukan dengan disebar di berbagai wilayah di Surabaya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pemasutan, Erna Purnawati, menyebutkan bahwa selama tahun 2019 telah dilakukan pembangunan sebanyak 7 buah bozem di Surabaya. Ketujuh bozem yang dibangun selama tahun 2019 ini masih ada dalam tahapan proses pengerjaan dan rencana pengerjaan.

Pembangunan bozem tersebut akan disebarkan di beberapa daerah antara lain Bozem Bundaran PTC di Kelurahan Prada Kali Kendal Kecamatan Dukuh Pakis dan BozemBandarrejoSememi Kelurahan Sememi Kecamatan Benowo. Selain itu terdapat limabozem yang masih dalam tahapan rencana pengerjaan. Waduk buatan tersebut yaitu BozemKosagra di Kelurahan Medoakan Ayu Kecamatan Rungkut, BozemSumberrejo Kelurahan Sumberrejo Kecamatan Pakal, BozemRejosari Kelurahan Pakal Kecamatan Pakal, Bozem Waru Gunung Kelurahan Warugunung Kecamatan Karang Pilang dan Mini BozemTambakwedi Kelurahan Tambakwedi Kecamatan Kenjeran.

Dari ketujuh bozem yang masih dalam tahapan pengerjaan tersebut, Erna menyebutkan membutuhkan total luas lahan 6 hektare. Seluruh bozem mempunyai rancangan luas tersendiri berdasarkan lahan yang tersedia, yang mana menggunakan lahan yang bermacam-macam.Lahan yang digunakan dapat berupa fasum, pembebasan lahan warga, hingga lahan marinir.Selama pembangunan bozem yang ada di Surabaya, Erna menuturkan sudah terdapat sekitar 6 lahan yang merupakan asset marinir yang digunakan.

Dibangun Dengan Sistem Swakelola

Pembangunan waduk buatan yang terdapat di Surabaya ini mulai dari awal pembangunannya merupakan swakelola langsung dari pemerintah kota Surabaya. Pemerintah kota tidak melakukan lelang untuk melakukan pembangunan bozem ini sebab dirasa akan membutuhkan waktu yang lama. Selain itu, alasan pemerintah kota membangun bozem ini dengan swakelola yaitu untuk menekan biaya yang mana dapat digunakan untuk keperluan lainnya ataupun memperbanyak pembangunan bozem di Surabaya.

Menurut penuturan Erna, pengerjaan pembangunan waduk buatan di Surabaya selama ini dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Surabaya sendiri.Pengerjaan tersebut dilakukan oleh timnya selama setiap hari dengan sistem pembagian alat berat yang digunakan.Sistem pengerjaan tersebut diterapkan dengan tujuan pembangunan bozem tersebut dapat cepat terselesaikan.

Warga Telah Menyadari Fungsi Bozem

Pada awal mula pengerjaan proyek pembangunan bozem atau waduk buatan ini, Erna sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum sering mendapatkan protes dari warga.Penolakan yang dilakukan oleh warga tersebut dikarenakan permasalahan pembebasan lahan warga untuk pembangunan bozem.Namun setelah mengetahui fungsi dari bozem atau waduk buatan ini, sekarang banyak warga yang meminta dibangunkan bozem di daerahnya.Selain itu, Erna juga mengungkapkan jika sekarang terdapat warga yang meminta untuk dibuatkan jembatan dan gazebo di tengah-tengah bozem untuk dijadikan tempat memancing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top