SEPAKBOLA

Korban Penganiayaan Cabut Laporan Penganiayaan Saddil Ramdani

 

Korban Penganiayaan Cabut Laporan Berkas Penganiayaan Saddil Ramdani

Korban Penganiayaan Cabut Laporan Penganiayaan Saddil Ramdani, Kabar yang sangat melegakan untuk Persela Lamongan.

Akhirnya datang juga ketika salah satu pemain pentingnya Saddil Ramdani batal ditahan setelah korban yang merupakan mantan kekasih Saddil menarik laporannya kembali dari pihak kepolisian.

Tetapi di satu sisi, meskipun laporan telah dicabut,

namun pemain Persela ini pun tidak mampu untuk mengikuti latihan timnas Indonesia yang akan berlaga di AFF Cup karena sudah digantik Andik Vermansah.

Korban Penganiayaan Cabut Laporan : Saddil Ramdani Akan Segera Bebas dari Hukuman Penjara yang Lama

Seperti yang diketahui sebelumnya bahwa Saddil Ramdani harus berurusan dengan kepolisian.

Karena telah menganiaya seorang perempuan yang diketahui adalah mantan kekasihnya.

Sehingga Saddil pun sepertinya akan mendekam di tahanan akibat kasus ini dan namanya pun dicoret.

Dari skuad Bima Sakti yang akan dibawa menuju Singapura untuk menjalani kompetisi Piala AFF 2018.

AKP Wahyu Norman Hidayat dari Kasatreskrim Polres Lamongan membenarkan tentang hal ini.

Korban Penganiayaan Cabut Laporan Dugaan Penganiayaan Saddil Terhadap Korban

Norman menjelaskan jika korban dan keluarganya pun akhirnya mencabut adanya laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh Saddil terhadap korban.

Norman mengatakan jika pencabutan laporan ini terjadi pada pukul 7 Sabtu malam namun tetap akan dilakukan beberapa prosedur dulu untuk melakukan proses yang berikutnya.

Korban yang berinisial ASR dengan orang tuanya sudah setuju untuk melakukan penangguhan tersebut tetapi Polres Lamongan juga masih menunggu hasil.

Hasil ini akan dilakukan proses lebih lanjut yang dilakukan hari Senin nanti.

Norman mengatakan jika mereka akan menunggu perkembangan seperti apa di hari Senin dan nantinya akan ada konferensi pers tentang seluruh hasilnya.

Menurut Norman, walaupun pencabutan perkara sudah ada, namun Saddil Ramdani masih berstatus sebagai tersangka dan tetap ditahan di Mapolres Lamongan untuk sementara.

Korban Penganiayaan Cabut Laporan Dengan Proses Penangguhan Penahanan

Kepolisian sudah memproses penangguhan yang disampaikan oleh Persela Lamongan khususnya manajemen dan juga keluarga dari Saddil.

Meski demikian, tidak diketahui sampai sekarang apa alasan utama dari korban mau mencabut pelaporan kasusĀ Raja Poker Online ini.

Sekali lagi, Norman mengatakan jika semuanya akan menjadi jelas pada hari Senin dan semua pihak baik itu pihak korban dan pihak Saddil akan memberikan keterangan mereka masing-masing sehingga alasannya bisa diketahui.

Saddil Ramdani Digantikan Oleh Andik Vermansah Untuk Bermain di Piala AFF 2018

Sementara itu, Sabtu malam, Saddil memang masih berada di dalam tahanan Mapolres Lamongan bahkan korban ASR ditemani dengan ibunya pun juga masih berada di tempat yang sama.

Namun meskipun pelaporan sudah dicabut dan kemungkinan besar Saddil akan segera menghirup udara bebas,

namun namanya telah terlanjur dicoret dari daftar 23 pemain timnas Indonesia yang akan bertanding dalam,

Piala AFF 2018 dan posisi Saddil Ramdani digantikan oleh Andik Vermansah. Ini merupakan sebuah pukulan bagi Saddil sebab namanya menjadi pilihan

Bahkan selalu masuk ke dalam skuad inti timnas U-19 dan kemarin berhasil membawa timnas Garuda Muda untuk bermain baik selama Piala Asia meski gagal menang.

Saddil masih sangat muda.

Sehingga mampu untuk melakukan penetrasi yang begitu baik dari sebelah kanan.

Bahkan juga mampu untuk menusuk langsung ke pertahanan lawan bahkan sangat baik di tendangan bebas.

Nama Saddil Ramdani akan diisi dengan nama Andik, memang sudah lama tidak bermain lagi untuk timnas Indonesia.

Namun ketika uji coba menghadapi Hongkong beberapa waktu yang lalu,

Andik pun turut membela timnas setelah menunggu kurang lebih 9 bulan untuk dipanggil kembali.

Apalagi usianya juga masih cukup muda yaitu 26 tahun.

Sehingga mampu untuk menggantikan peran Saddil yang harus absen karena tersandung kasus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top